Baguslah jika kau tak mengetahuinya

Apa aku mulai mengharapkanmu lagi, sosok yang dulu ku lihat berlari kesana-kemari sambil menggiring bola dengan semangat. Sosok yang dulu berambut berantakan dan basah terkena keringat. Yang tak pernah tau mataku selalu mengikutinya. Yang mungkin bahkan tak sadar saat namanya ku panggil, tapi itu tak jahat menurutku, aku lebih tenang kau tak mengetahuinya

Selama kita bersama aku sadar percakapan kita mungkin hanya sekedar staff di event sekolah bukan, atau bahkan mungkin kita tak pernah bercakap panjang. Aku tak ingat berapa kali kau pernah memanggil namaku, yang aku tau tak pernah sesering aku memanggil namamu.

Sadarkah kau, hari itu aku sungguh bahagia. Kau berada tepat didepanku. Meski aku tau bahkan tak sekalipun kau melihat kearahku. Tapi kau tak berhenti membuat senyumku mengembang.

Aku tau, kau pura-pura tak mendengar apa yang dikatakan temanku. Baguslah aku tak perlu bertingkah aneh untuk menyembunyikan semua hal tentang perasaanku.

Baguslah jika kau tak mengetahuinya, biarkan aku saja yang rasakan berbunga-bunga ada didekatmu, biarkan saja aku menatapmu sepuasnya. Jangan sampai kau tersadar kala aku sedang asik memperhatikan setiap detail gerakmu. Cukup aku yang tahu.

Aku tenang kau tak tahu perasaan ini, aku juga tak perlu takut kau dapat mendengar detak yang selalu berdetak kencang kala didekatmu.

Ah sudah lama, apa kabarmu ? Ku harap kau membaca tapi kau tetap tak tahu siapa kau yang kumaksud di tulisan ini.

 

Akhir januari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s