Perjalanan Rasa #5: Tega

Hey lihatlah, si ratu tega sedang berharap menemukanmu dimimpinya. Dia tertidur lama sekali berharap kau datang menyapanya seperti saat kalian masih bersama. Tapi sepertinya dia tak menemukanmu dimimpinya. Setelah tidur begitu lama, dia terbangun, lalu duduk kemudian mengusap wajahnya seolah kecewa. Aku ingin sekali mengasihaninya, tapi dari semua yang kau lewati dia sama sekali tak pantas dikasihani. Biarlah dia kecewa dengan harapnya yang tak kunjung menjadi nyata.

Lihat, sekarang si ratu tega duduk dibalkon kamarnya, menatap kosong daun yang menari kesana-kemari bersama angin. Astaga, aku sungguh kasian padanya. Tapi apa yang aku bisa lakukan, mendekatinya? Tidak, itu tak akan ku lakukan. Lagi, karena dia telah menyakitimu.

Kini aku ingin meminta pendapatmu, haruskah aku mengasihaninya atau datang padanya, Balistapus Undulatus?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s